Dua Siswa SMP Al-Azhar Kembali Berjaya di OLSN Tingkat Nasional Andi Maziyah, Ulangi Kesuksesan sang Kakak

DOK SMP AL-AZHAR PALU DIAPIT KELUARGA: Andi Maziyah (kedua dari kiri), bersama kakaknya, Andi Magie Fitrahnurlia, Sang Ayah, Andi Mulhanan Tombolotutu dan Sang Ibu Hj Kusniar, usai penyerahan hadiah di ajang OLSN tingkat nasional.

 

PALU – Dua siswa SMP Al-Azhar Palu, kembali menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN) tingkat nasional, yang dilaksanakan di Jakarta pekan kemarin. Dua siswa tersebut, Andi Maziyah Tombolotutu yang meraih juara II nasional, lomba story telling dan Andi Aulia Trikayudhi F yang meraih juara Harapan II Debat Bahasa Indonesia. Andi Maziyah, mengatakan sebenarnya utusan Sulawesi Tengah di ajang tersebut ada tiga siswa. Kebetulan semuanya berasal dari Kota Palu.

Dua siswa berasal dari SMP Al-Azhar Palu, satu lagi siswa yang berlaga di ajang lomba Cerpen, berasal dari salah satu sekolah negeri. “Alhamdulillah utusan Sulteng mampu meraih dua juara, saya dan Andi Aulia. Sedangkan satu utusan lainnya, belum mendapatkan juara. Saya meraih juara II atau runner up, sedangkan Andi Aulia masuk 5 besar nasional,”kata Andi Maziyah, ditemui di sekolahnya, Selasa kemarin (31/10). Di ajang Story Telling, Andi Maziyah meraih juara II nasional. Prestasi yang membanggakan, karena bungsu putri pasangan Hj Kusniar dan Andi Mulhanan Tombolotutu ini, hanya kalah dari tuan rumah Jakarta. OLSN tingkat nasional, diikuti utusan dari seluruh Indonesia. “Makanya bangga dong, kita berhasil meraih terbaik II nasional di ajang yang diikuti utusan terbaik dari seluruh Indonesia,”katanya lagi. Prestasi yang diraih Andi Maziyah ini, mengulangi kesuksesan yang pernah diraih sang Kakak, Andi Magie Fitrahnurlia, ketika masih tercatat sebagai siswa SMP Al-Azhar Palu. Sang Kakak yang kini melanjutkan studi di Institut Teknologi Bandung (ITB), pernah meraih medali emas di ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja yang dilaksanakan di Kota Solo Jawa Tengah, 2011 yang silam. “Persaingan cukup ketat sejak penyisihan hingga babak Grand Final. Di babak final, ada 10 siswa yang maju untuk bertarung memperebutkan juara. Kami hanya diberi waktu 8 jam, dan dikarantina tidak boleh didampingi Pembina untuk mempersiapkan materi story telling. “Alhamdulillah, saya bisa melaluinya dan meraih juara II,”katanya Andi Maziyah yang belum lama ini, meraih juara I lomba Story Telling tingkat Kota Palu. OLSN kali ini, mengangkat tiga tema besar, yakni Kebinekaan Indonesia, Kesadaran Sebagai Bangsa Maritim dan Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup. Dalam lomba, ada beberapa judul cerita yang dibawakan oleh Andi Maziyah, yakni Helpful Animals, Maradika and The Lion dan The Farmers and the hedgehog statue King midas and the golden touch.

 

Sementara Andi Aulia, di ajang debat Bahasa Indonesia, juga menghadapi lawan-lawan yang cukup tangguh. Walaupun hanya masuk dalam jajaran 5 besar nasional, namun Andi Aulia tetap berbangga, karena mampu mengalahkan peserta yang berasal dari sekolah terkenal dari seluruh Indonesia. “Di ajang debat, saya membawakan materi berjudul, Benarkah Laut itu Kaya?. Kalau kami malah hanya punya waktu untuk persiapan debat, kurang dari satu jam,”kata Andi Aulia menambahkan. (hnf)