Selama Sepekan, Siswa SMP Al-Azhar Belajar di Jepang

 

PALU -  Delapan siswa SMP Al-Azhar Palu, selama sepekan akan berada di Jepang. Di negeri matahari terbit itu, siswa SMP Al-Azhar akan banyak belajar tentang budaya, perilaku, kebiasaan dan kedisiplinan, serta teknologi.

Siswa didampingi langsung Kepala SMP Al-Azhar yang juga Direktur Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, Drs Abd Basit MPd. Siswa bertolak ke Jakarta, pagi kemarin. Rencananya, akan terbang menuju Jepang, malam ini.

"Kita juga akan mengunjungi beberapa sekolah dan lembaga kebudayaa di Jepang,"kata Abd Basit, ditemui sebelum bertolak ke Jakarta pagi kemarin.

Di antara 8 siswa yang akan berangkat ke Jepang malam ini, salah satunya POETRI ISLAMIATI. Dia adalah Putri Bungsu Pemimpin Radar Grup, H Kamil Badrun, AR SE MSi. Keberangkatan Poetri, diantar langsung sang Ayah pagi kemarin.

Menurut Basit, di Jepang, siswa akan berkunjung ke Kota Hamamatsu. Agenda selama di Jepang, para siswa akan berkunjung ke dua sekolah, satu sekolah milik pemerintah, sedangkan satunya lagi sekolah khusus Bahasa.

"Siswa akan ikut belajar bersama siswa dua sekolah itu, kemudian kami juga akan melakukan presentasi, serta banyak menggali berbagai informasi dan wawasan,"kata Abd Basit.

Ke Jepang kata Abd Basit, tujuan utamanya adalah belajar tentang pendidikan karakter, utamanya karakter disiplin dan hidup tertib. Sebab katanya, Jepang, merupakan negara yang direkomendasikan para pakar pendidikan, sebagai tempat yang cocok untuk belajar tentang nilai-nilai kedisiplinan dan hidup tertib.

 "Siswa juga akan kita ajak untuk melihat, bagaimana pola kehidupan masyarakat Jepang. Bagaimana dinamika teknologi, serta hal-hal positif yang insya Allah dapat kita aplikasikan, ketika nanti pulang ke tanah air,"demikian Abd Basit.(hnf)

 

Siswa Al-Azhar dapat Undangan dari Shizuoka International School

Jakarta – Rombongan dari SMP Al-Azhar Palu, malam tadi telah bertolak menuju Jepang. Di Negara sakura tersebut, telah menanti agenda yang harus dilakoni oleh para siswa. Selama sepekan di negeri sakura yang juga terkenal dengan sebutab Marahari terbit itu, hampir tidak ada waktu luang. “setiap menit di Jepang akan kamiisi dengan kegiatan yang bermanfaat untuk siswa bawa pulang ke Indonesia,”kata Kepala SMP Al-Azhar Mandiri Palu, Drs. Abdul Basit Arsyad, M. Pd.

Selama berada di Jepang, para siswa selain di damping Abdul Basit Arsyad, juga akan di dampingi 1 orang dari Educare Jakarta, yakni Dewi Rolita. Educare merupakan lembaga yag memediasi antara SMP Al-Azhar dengan pemerintah Jepang, serta lembaga pendidikan yang dikunjungi oleh rombongan SMP Al-Azhar Mandiri Palu. SMP Al-Azhar mendapat kehormatan undangan dari pihak Shizouka International School dan Fukurai Nihomka  (sekolah bahasa) berkedudukan di Kota Hamamatsu Jepang.

Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama di Tokyo, Jepang adalah di pusatkan di dua tempat yakni di sekolah Shizouka International School dan Fukuroi Nihongo Gakka.

Menurut Abdul Basit Arsyad, selama berada di Jepang ke delapan pelajar tersebut akan mengikuti proses belajar di sekolah setingkat SMP di Shizuoka International School. Katanya, delapan pelajar tersebut sudah diberi tugas masing-masingsesuai keahliannya.

“Pidato Bahasa Jepang, Pidato Bahasa English, photographer, menulis dan lain-lain. Diharapkan waktu ayng hanya sepekan ini bias dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh delapan pelajar ini sehingga sekembalinya ke sekolah di Indonesia ada pelajaran dan pengalaman yang mereka dapatkan,”kunci Basit.

Delapan pelajar SMP Al-Azhar mendapat undangan ke Jepang tersebut adalah Poetri Islamiati Kamil Badrun, Nabilah Amanda Putri Labatjo, Andi Maziyah, Inayah Fasawwa Putri, Lulu Humaira, Rizka Dwi Febriana, Muh. Bintang Islamy dan Syarasd Salrial Syafruddin.(hnf)

Siswa Al-Azhar Palu Kembali Raih Medali di OSN Tingkat Nasional

               PALU – Dua siswa Al-Azhar Palu, yang mewakili Sulawesi Tengah di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional di Kota Pekanbaru, Riau berhasil meraih medali. Prestasi tersebut, sekaligus menjadi kebanggaan kontingen Sulteng, karena di ajang OSN yang digelar 2 hingga 8 Juli tersebut, diikuti 1.280 siswa terbaik se-Indonesia. “Khusus dari Sulteng, secara keseluruhan peserta SMP dan SMA, kita ada 17 orang yang ikut. Alhamdulillah siswa kami (Al-Azhar) Palu yang meraih medali,”kata Sri Ekawati, SPd, MPd, Pembina dan guru Fisika (IPA) Al-Azhar Palu, sekaligus yang menjadi pendamping siswa ke Pekanbaru.

                Dua siswa Al-Azhar Palu yang meraih medali, adalah M Rizki Sya'ban meraih medali Perak Nasional pada OSN IPA SMP. Kemudian M Ibnu Hajar Lapaola, yang berhasil meraih medali Perunggu Nasional pada OSN Astronomi SMA. “OSN tingkat nasional SMP dan SMA, digelar di Kota Pekanbaru Riau. Perhelatan ini diikuti 1.280 siswa se-Indonesia. Alhamdulillah, dua siswa Al-Azhar Palu mengharumkan nama Sulteng, karena berhasil membawa pulang dua medali,”kata Eka lagi. Ditambahkannya, bahwa selain membawa pulang medali, M Rizki Sya’ban dan M Ibnu Hajar, Senin hari ini bertolak ke Jakarta. Di ibukota negara itu, keduanya akan mengikuti training, persiapan mengikuti Olimpiade Sains Internasional.

 

                  Selama tiga bulan, mereka akan dilatih, setelah itu seluruh peserta pelatihan akan diseleksi, untuk menentukan siapa yang bakal berlaga di Olimpiade sains internasional. “Sebelumnya, siswa Al-Azhar Palu, atas nama Rahma Fadillah, pernah meraih medali di ajang Olimpiade Sains Internasional, yang ketika itu digelar di Korea Selatan,”ungkap Eka. Di balik prestasi yang diraih siswa Al-Azhar Palu ini, ada harapan yang disampaikan Sri Ekawati. Ketika di ajang OSN tingkat nasional, dia mendengar bahwa umumnya siswa yang berlaga di tingkat nasional, mendapat support dan dukungan sepenuhnya dari pemerintah daerah. Harapan yang sama, agar kiranya di masa-masa yang akan datang, para siswa yang telah lolos pada OSN tingkat provinsi dan akan berlaga di tingkat nasional, mendapat pembinaan yang sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah daerah, khususnya dari dinas terkait. “Kalau khusus kami di Al-Azhar, pembinaan yang kami lakukan untuk siswa yang akan berlaga di OSN tingkat nasional, sepenuhnya masih menggunakan anggaran sekolah dan yayasan. Alhamdulillah untuk tiket dan biaya akomodasi selama OSN, ditanggung oleh pemerintah,”demikian Ekawati.(hnf)

Pendaftaran Siswa Baru SMP Al-Azhar Mandiri Palu 2017/2018

Siswa SMP Al-Azhar Kembali Raih Emas Lomba Penelitian Siswa Nasional Bidang Teknologi Rekayasa

 Untuk kesekian kalinya, siswa SMP Al-Azhar Palu, kembali meraih prestasi membanggakan di ajang bergengsi tingkat nasional. Dua siswa SMP Al-Azhar Palu, meraih medali emas di ajang Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) tingkat nasional yang berlangsung sejak 25 hingga 29 September 2016, di Jakarta. Prestasi ini, mengulang prestasi yang pernah diraih siswa SMP Al-Azhar pada 2011 yang lalu. Saat itu, ajang yang mempertemukan siswa berprestasi se-Indonesia tersebut, masih bernama Lomba Penulisan Ilmiah Remaja (LPIR). “2011 lombanya dilaksanakan di Kota Solo Jawa Tengah, saat itu siswa kami meraih medali emas,"kata pembimbing LPSN SMP Al-Azhar Palu, Akhlis, SPd, MPd, akhir pekan kemarin.

 Setelah 2011, setahun kemudian lomba dilaksanakan di Kota Banjarmasin, siswa SMP Al-Azhar Palu kembali meraih medali perak. Kemudian 2013, lomba dilaksanakan di Bali, kembali meraih perak. 2014 lomba dilaksanakan di Bandung dan 2015 kembali di Bali. Di dua lomba tersebut, siswa Al-Azhar Palu juga meraih perak. "Alhamdulillah, setelah lomba diubah namanya menjadi LPSN siswa kami tahun ini kembali meraih emas.

 Hebatnya lagi, kalau lima tahun yang lalu, kami meraih emas bidang IPS, tahun ini meraih medali emas bidang teknologi rekayasa,"kata Akhlis. Dalam LPSN yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini, siswa SMP Al-Azhar Palu mempresentasikan hasil karyanya, Alat Pemberi Pakan Ikan Terkendali dengan Konsep “Quad Autonomous”, Solusi Teknologi Tepat Guna, dalam Ekstensifikasi Pembudidayaan Perikanan. “Dua siswa kami yang melakukan penelitian tersebut, Vicram Setiawan dan Aminuddin. Keduanya di bawah bimbingan Rizana Fauzi, ST, MT dan saya sendiri,”terang Akhlis. Secara sederhana kata Akhlis, hasil karya siswa SMP Al-Azhar tersebut, merupakan teknologi tepat guna, yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, terutama bagi pembudidaya ikan. Dengan alat yang diciptakan siswa SMP Al-Azhar itu, pembudidaya tidak perlu repot lagi ketika akan memberikan makan ikannya, karena sudah alat yang dapat memberikan makan secara otomatis. “Tim juri memberi masukan, agar karya ini bisa dibuatkan hak patennya. Selain itu, masih bisa dikembangkan, misalnya dengan menggunakan sumber energy tenaga surya, sehingga tidak perlu pakai charge. Juga bisa menggunakan infra red,”demikian Akhlis.(hnf)

 

 

 

Save

Save

Save

Save